Jakarta — XPeng, produsen mobil listrik asal Tiongkok, semakin serius memperkokoh posisinya di market kendaraan listrik Indonesia. Setelah lebih dulu menghadirkan MPV listrik X9 yang laris manis, kini giliran SUV canggih bernama G6 yang sudah mulai dirakit secara lokal di fasilitas produksi di Purwakarta, Jawa Barat.
Menurut Deputy Marketing XPeng Indonesia, produksi G6 di Indonesia bukan tanpa strategi. Model ini hadir setelah MPV X9 dipasarkan lebih dulu agar perusahaan bisa menjaga timeline produksi dan memenuhi permintaan konsumen tanpa membuat antrean pesanan terlalu panjang.
Meskipun termasuk SUV modern, penjualan G6 belum menandingi popularitas model MPV, yang masih menyumbang sekitar 80% dari total distribusi unit XPeng di pasar domestik. Namun demikian, hadirnya varian lokal ini menjadi bukti bahwa XPeng makin serius menanamkan investasinya di Indonesia — negara yang dianggap strategis dalam pengembangan kendaraan listrik.
SUV listrik G6 Pro, varian unggulan yang dirakit di dalam negeri, dibekali baterai berkapasitas besar dan teknologi pengisian cepat hingga 800 volt. Ini memungkinkan kendaraan menempuh ratusan kilometer dalam satu kali pengisian, sekaligus dipadukan dengan fitur‑fitur pintar seperti auto parking yang mempermudah pengemudi saat parkir.
Perakitan lokal ini dilakukan di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM), yang sekaligus menjadi basis produksi XPeng pertama di luar China. Hal ini tidak hanya menurunkan biaya logistik, tetapi juga menjadikan Indonesia sebagai hub penting bagi ekspansi XPeng ke kawasan Asia Tenggara.
Meski menghadirkan teknologi mutakhir, XPeng menegaskan proses perakitan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Langkah ini pun dipandang sebagai salah satu upaya memperkuat daya saing mobil listrik buatan Tiongkok di pasar Indonesia, di tengah persaingan ketat dengan merek lain yang juga gencar memperkenalkan EV di Tanah Air.
Penulis: Citra Lestari | Editor: Bobby Maulana