Pasar smartphone global kembali menunjukkan tanda‑tanda kebangkitan pada akhir 2025 setelah beberapa tahun perlambatan. Data dari berbagai firma riset menunjukkan peningkatan pengiriman perangkat dan persaingan ketat di antara merek‑merek besar teknologi dunia.
Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) mencatat pengiriman smartphone meningkat sekitar 2,3% secara tahunan pada kuartal keempat 2025, mencapai lebih dari 336 juta unit di seluruh dunia. Total pengiriman sepanjang tahun diperkirakan mencapai sekitar 1,26 miliar unit.
Apple & Samsung Menguasai Pasar
Apple tampil sebagai pemimpin pasar smartphone global untuk tahun 2025. Perusahaan asal Cupertino ini menjadi pemasok terbesar dengan pangsa pasar tahunan mendekati 20%, didukung oleh permintaan kuat untuk seri iPhone 17 dan iPhone 16 di banyak wilayah, termasuk Asia dan pasar berkembang.
Samsung berada di posisi kedua dengan pangsa pasar sekitar 18–19%, mencatat pertumbuhan pengiriman yang stabil di akhir tahun berkat lini Galaxy A serta model‑model premium seperti Galaxy Z Fold7 dan Galaxy S25. Persaingan antara Apple dan Samsung tetap sangat ketat, dengan selisih pangsa pasar yang tipis sepanjang tahun.
Pemain lain seperti Xiaomi juga mempertahankan posisi kuat di peringkat ketiga, meskipun pertumbuhan volume menghadapi tekanan dari persaingan kelas menengah dan dinamika pasar di China.
Tren & Tantangan Pasar
Pertumbuhan pasar smartphone menunjukkan bahwa ada minat kuat dari konsumen untuk upgrade perangkat, terutama di segmen premium dan 5G. Namun, pasar juga dihadapkan pada tantangan seperti lonjakan biaya komponen dan kelangkaan memori yang memengaruhi suplai secara keseluruhan.
Para analis menyebut tren pertumbuhan ini sebagai sinyal bahwa industri smartphone dapat pulih lebih kuat, meskipun kemungkinan perlambatan masih membayangi pada 2026 akibat kendala rantai pasokan dan kenaikan biaya produksi.